ANAK SULTAN

Berita Utama

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Kamis, 08 Januari 2026

AKBP Agung Tribawanto: Panen Jagung Ini Bukan Seremonial, Tapi Dukungan Nyata untuk Pangan Nasional

PASAMAN BARAT | Di tengah hamparan ladang jagung yang menguning dan siap panen, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K. tampak berdiri bersama petani. Mengenakan caping dan sarung tangan, ia tak sekadar hadir secara simbolik, tetapi ikut memetik jagung dalam Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026, yang digelar Polres Pasaman Barat sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program swasembada pangan nasional.Kegiatan panen raya ini menjadi momentum penting, bukan hanya bagi petani, tetapi juga bagi institusi kepolisian yang menunjukkan peran aktif di sektor strategis ketahanan pangan. Bagi AKBP Agung Tribawanto, ketahanan pangan adalah bagian dari stabilitas nasional yang juga menjadi perhatian Polri.

“Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga hadir mendukung kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui penguatan sektor pertanian,” ujar Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto di sela kegiatan panen.Panen jagung serentak ini merupakan hasil dari proses panjang pendampingan, pengawasan, dan sinergi antara Polres Pasaman Barat dengan kelompok tani. Sejak awal masa tanam, jajaran kepolisian aktif mendorong pemanfaatan lahan produktif serta memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan pertanian.

Bagi petani, kehadiran langsung Kapolres Pasaman Barat di ladang memberi semangat tersendiri. Mereka merasa diperhatikan dan didukung, tidak hanya secara moral, tetapi juga dalam bentuk kebijakan dan pengawalan program pertanian yang berkelanjutan.

AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa panen raya ini bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Menurutnya, keberhasilan panen merupakan indikator bahwa kolaborasi antara aparat dan masyarakat dapat menghasilkan dampak nyata bagi ekonomi lokal.

“Jika petani sejahtera, daerah kuat. Dan jika daerah kuat, maka ketahanan nasional akan terjaga,” tegas AKBP Agung Tribawanto dengan nada optimistis.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Polres Pasaman Barat dalam mendukung agenda pemerintah pusat terkait swasembada pangan. Jagung dipilih sebagai komoditas strategis karena perannya yang vital, baik sebagai bahan pangan maupun pakan ternak.

Tak hanya memimpin panen, Kapolres Pasaman Barat juga berdialog langsung dengan petani, mendengarkan kendala di lapangan, mulai dari pupuk hingga akses pasar. Pendekatan ini memperlihatkan gaya kepemimpinan AKBP Agung Tribawanto yang terbuka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Panen raya jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi wilayah lain untuk terus mengoptimalkan potensi pertanian lokal. Polres Pasaman Barat pun berkomitmen melanjutkan pendampingan agar hasil pertanian semakin meningkat dan berkelanjutan.

Di bawah terik matahari, saat tongkol-tongkol jagung dikumpulkan, satu pesan kuat tergambar jelas: Polisi dan petani berjalan bersama. Dan di garis depan upaya itu, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., hadir bukan hanya sebagai pemimpin institusi, tetapi sebagai bagian dari solusi bagi ketahanan pangan bangsa.

TIM RMO

Rabu, 07 Januari 2026

AKBP Agung Tribawanto Tegaskan Sinergi Keamanan di Paripurna Istimewa HUT Pasaman Barat

PASAMAN BARAT | Suasana khidmat menyelimuti ruang sidang DPRD Kabupaten Pasaman Barat saat Rapat Paripurna Istimewa digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-22 Kabupaten Pasaman Barat. Di tengah jajaran Forkopimda, tampak Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K. hadir dengan sikap tegap dan penuh wibawa, menandai komitmen Polri dalam mengawal perjalanan daerah.

Kehadiran Kapolres bukan sekadar memenuhi undangan seremonial, melainkan menjadi simbol kuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan lembaga legislatif. Momentum ulang tahun daerah dimaknai sebagai refleksi bersama atas capaian dan tantangan yang dihadapi Pasaman Barat.

Dengan balutan seragam dinas dan atribut kehormatan, AKBP Agung Tribawanto menunjukkan representasi Polri yang presisi, humanis, dan responsif. Sosoknya mencerminkan institusi yang tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam ruang-ruang kebangsaan dan demokrasi.

Rapat Paripurna Istimewa tersebut dihadiri unsur pimpinan dan anggota DPRD, kepala daerah, jajaran TNI, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta berbagai elemen strategis lainnya. Kehadiran lengkap ini menjadi penanda soliditas lintas sektor di Pasaman Barat.

Dalam konteks peringatan HUT ke-22, Kapolres Pasaman Barat menegaskan pentingnya menjaga stabilitas keamanan sebagai fondasi utama pembangunan. Menurutnya, kemajuan daerah hanya dapat dicapai apabila situasi kamtibmas tetap kondusif dan terkendali.

AKBP Agung Tribawanto memandang DPRD sebagai mitra strategis dalam menjaga keseimbangan antara aspirasi masyarakat dan stabilitas sosial. Forum paripurna menjadi ruang penting untuk memperkuat nilai-nilai demokrasi yang berlandaskan hukum dan ketertiban.

Sebagai pimpinan Polres Pasaman Barat, ia menekankan bahwa Polri siap mendukung seluruh program pemerintah daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pengamanan, pencegahan konflik, serta pelayanan kepolisian yang profesional.

Momen ulang tahun daerah juga dipandang sebagai ajang memperkuat persatuan. Kapolres mengajak seluruh elemen untuk menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan pemicu perpecahan, demi Pasaman Barat yang aman dan maju.

Dalam dinamika pembangunan yang terus bergerak, tantangan keamanan semakin kompleks. Oleh karena itu, AKBP Agung Tribawanto menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Kehadiran Kapolres di forum resmi DPRD mencerminkan wajah Polri yang terbuka dan adaptif. Institusi kepolisian tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian integral dari sistem pemerintahan daerah.

Paripurna Istimewa ini juga menjadi pengingat bahwa usia 22 tahun merupakan fase kedewasaan bagi Pasaman Barat. Dibutuhkan kepemimpinan yang kuat, kebijakan yang tepat, dan keamanan yang terjaga untuk melangkah lebih jauh.

AKBP Agung Tribawanto menilai, keberhasilan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari rasa aman yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan pendekatan Polri Presisi, Kapolres Pasaman Barat berkomitmen menghadirkan pelayanan yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. Prinsip ini menjadi landasan dalam setiap langkah pengabdian kepolisian.

Rapat Paripurna Istimewa berlangsung tertib dan penuh makna. Setiap rangkaian acara mencerminkan semangat kebersamaan dan tekad untuk terus membangun Pasaman Barat yang lebih baik.

Di akhir kegiatan, kehadiran AKBP Agung Tribawanto mendapat apresiasi sebagai wujud nyata dukungan Polri terhadap institusi demokrasi daerah. Sinergi yang terbangun menjadi modal sosial yang berharga.

HUT ke-22 Kabupaten Pasaman Barat bukan sekadar perayaan usia, melainkan momentum memperkuat komitmen bersama. Dengan pengamanan dan dukungan Polri di bawah kepemimpinan AKBP Agung Tribawanto, Pasaman Barat diharapkan terus melangkah mantap menuju masa depan yang aman, damai, dan sejahtera.

TIM RMO

Sosialisasi DIPA 2026, AKBP Agung Tribawanto Tekankan Disiplin dan Akuntabilitas Personel

PASAMAN BARAT | Kepemimpinan yang tegas namun komunikatif kembali ditunjukkan Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., saat memimpin kegiatan Sosialisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Rencana Distribusi Anggaran (Rendisgar) Tahun Anggaran 2026, sekaligus penandatanganan Pakta Integritas di Aula Tatag Trawang Tungga.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam menyatukan persepsi seluruh jajaran Polres Pasaman Barat terkait arah kebijakan anggaran dan tanggung jawab moral dalam pengelolaannya. Di hadapan para pejabat utama dan personel, Kapolres menegaskan bahwa anggaran bukan sekadar angka, melainkan amanah negara yang harus dipertanggungjawabkan.

Dengan sikap resmi dan penuh keteladanan, AKBP Agung Tribawanto membuka kegiatan dengan penekanan pada disiplin, loyalitas, serta integritas sebagai fondasi utama pelaksanaan tugas kepolisian. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari capaian kinerja, tetapi juga dari cara anggaran dikelola secara transparan dan akuntabel.

Sosialisasi DIPA dan Rendisgar Tahun Anggaran 2026 ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada seluruh satuan kerja mengenai alokasi anggaran, prioritas penggunaan, serta mekanisme pengawasan internal agar tidak terjadi penyimpangan di kemudian hari.

Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan realistis. Menurutnya, setiap program dan kegiatan harus benar-benar berorientasi pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat, pemeliharaan kamtibmas, serta penegakan hukum yang profesional.

AKBP Agung Tribawanto juga mengingatkan bahwa dinamika tugas kepolisian ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, pengelolaan anggaran harus adaptif namun tetap patuh pada aturan perundang-undangan dan prinsip kehati-hatian.

Tidak hanya sebatas sosialisasi, kegiatan ini juga dirangkai dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh pejabat terkait. Penandatanganan tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk menolak segala bentuk korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam pelaksanaan anggaran.

Kapolres menegaskan bahwa Pakta Integritas bukanlah formalitas belaka, melainkan janji moral dan institusional yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari di lingkungan kerja masing-masing.

Suasana aula tampak khidmat saat prosesi berlangsung. Para peserta mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian, mencerminkan keseriusan jajaran Polres Pasaman Barat dalam mendukung kebijakan pimpinan.

Dalam kesempatan itu, AKBP Agung Tribawanto juga mengajak seluruh personel untuk saling mengingatkan dan mengawasi. Menurutnya, pengawasan internal yang kuat adalah kunci utama dalam menjaga marwah institusi Polri.

Ia menambahkan, keterbukaan dalam pengelolaan anggaran akan berdampak langsung pada meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri, khususnya di wilayah hukum Polres Pasaman Barat.

Kapolres berharap, melalui sosialisasi ini tidak ada lagi keraguan atau kesalahan pemahaman terkait penggunaan anggaran, sehingga setiap satuan kerja dapat menjalankan program secara efektif dan tepat sasaran.

Lebih jauh, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi Polri.

AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa dirinya tidak akan mentolerir penyimpangan sekecil apa pun. Ia meminta seluruh jajaran bekerja sesuai aturan, prosedur, dan etika yang berlaku.

Di akhir kegiatan, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah menunjukkan komitmen dan keseriusan dalam mendukung pengelolaan anggaran yang berintegritas.

Dengan terlaksananya sosialisasi DIPA dan Rendisgar TA 2026 serta penandatanganan Pakta Integritas ini, Polres Pasaman Barat di bawah kepemimpinan AKBP Agung Tribawanto, S.I.K. menegaskan langkah pasti menuju tata kelola anggaran yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab demi pelayanan terbaik kepada masyarakat.

TIM RMO

Minggu, 04 Januari 2026

Di Tengah Cuaca Ekstrem, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq Ingatkan Pengendara Tak Abaikan Keselamatan

SUMBAR | Di balik meningkatnya intensitas hujan yang melanda berbagai wilayah Sumatera Barat, tersimpan potensi risiko serius bagi para pengguna jalan. Jalanan licin, jarak pandang terbatas, genangan air, hingga ancaman tanah longsor menjadi kombinasi berbahaya yang tidak boleh disepelekan. Situasi inilah yang menjadi perhatian utama Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq.

Sebagai perwira menengah Polri yang bertanggung jawab langsung terhadap keselamatan lalu lintas di Ranah Minang, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq secara konsisten mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap imbauan kepada masyarakat. Bagi Dirlantas Polda Sumbar, keselamatan bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang harus tertanam dalam setiap perilaku berkendara.

Dalam beberapa pekan terakhir, curah hujan tinggi menyebabkan sejumlah ruas jalan di Sumatera Barat masuk kategori rawan. Lereng perbukitan yang labil, saluran drainase yang tidak optimal, serta tingginya volume kendaraan memperbesar potensi kecelakaan. Menyikapi kondisi tersebut, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq mengingatkan masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat berada di jalan raya.

Menurut Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, kecepatan menjadi faktor utama yang kerap memicu kecelakaan saat hujan deras. Banyak pengendara masih memaksakan laju kendaraan tanpa mempertimbangkan kondisi jalan yang licin. Padahal, pengurangan kecepatan dan menjaga jarak aman dapat secara signifikan menekan risiko kecelakaan.

Selain kecepatan, Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq juga menekankan pentingnya penggunaan lampu utama saat hujan. Langkah sederhana ini dinilai sangat efektif untuk meningkatkan jarak pandang, baik bagi pengendara itu sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Jalur rawan longsor menjadi perhatian khusus. Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq mengimbau agar pengendara tidak berhenti atau berteduh di bawah tebing, lereng, maupun pepohonan besar saat hujan deras. Keputusan menepi di lokasi yang salah justru dapat berakibat fatal.

Dalam situasi darurat seperti longsor, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri menerobos material longsoran. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama. Pengendara diminta segera menghentikan kendaraan di tempat aman dan melaporkan kejadian kepada petugas berwenang.

Pendekatan yang dibangun Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq tidak semata-mata bersifat instruktif, tetapi juga persuasif. Ia menekankan bahwa kepatuhan terhadap rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan adalah bentuk kepedulian terhadap diri sendiri dan sesama pengguna jalan.

Di tengah cuaca ekstrem, kehadiran Polantas di lapangan terus dioptimalkan. Namun, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa peran aktif masyarakat tetap menjadi kunci utama terciptanya lalu lintas yang aman dan tertib.

Bagi Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, keselamatan berlalu lintas adalah kerja bersama. Polisi hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani, namun kesadaran pengendara menjadi fondasi utamanya. “Lebih baik tiba sedikit terlambat, daripada tidak pernah sampai,” menjadi pesan moral yang terus digaungkan.

Dengan imbauan yang konsisten dan pendekatan yang menyentuh sisi kemanusiaan, Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq berharap masyarakat Sumatera Barat semakin bijak dalam berkendara. Di musim hujan ini, kehati-hatian bukanlah pilihan, melainkan kebutuhan demi keselamatan bersama.

TIM RMO

Kapolres Pasaman Barat Pastikan Pemulihan Sosial Dimulai dari Kebutuhan Dasar

PASAMAN BARAT | Air bah yang sempat meluap dan merendam pemukiman warga di Nagari Katiagan, Kecamatan Kinali, meninggalkan jejak luka yang tak ringan. Rumah terendam, aktivitas lumpuh, dan harapan sempat meredup. Namun di tengah situasi itu, kehadiran negara kembali dirasakan masyarakat melalui langkah nyata Polres Pasaman Barat di bawah kepemimpinan Kapolres Pasaman Barat.

Bagi Kapolres Pasaman Barat, bencana bukan sekadar peristiwa alam, melainkan ujian kemanusiaan. Karena itu, jajaran Polres bergerak menyalurkan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada warga yang terdampak banjir di wilayah pesisir tersebut.

Bantuan berupa beras, mi instan, minyak goreng, telur, dan air mineral disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Kapolres Pasaman Barat agar warga tidak merasa sendiri dalam menghadapi masa sulit pascabencana.

Di bawah arahan Kapolres, seluruh proses penyaluran dilakukan dengan pendekatan yang sederhana namun penuh makna. Bantuan tidak hanya diposisikan sebagai logistik, tetapi sebagai simbol kehadiran Polri di tengah rakyat yang membutuhkan uluran tangan.

Kapolres Pasaman Barat melalui jajaran operasionalnya menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam situasi kemanusiaan. Polri hadir untuk mendengar, merasakan, dan membantu meringankan beban masyarakat.

Bencana banjir yang melanda Pasaman Barat pada akhir November lalu memang menyisakan duka mendalam. Sejumlah rumah warga hanyut, lahan pertanian dan perkebunan rusak, serta roda perekonomian warga terhenti sementara. Kondisi inilah yang mendorong Kapolres Pasaman Barat menggerakkan solidaritas dan kepedulian sosial.

Sejak awal kejadian, jajaran Polres Pasaman Barat telah terlibat aktif, mulai dari proses evakuasi warga, pencarian korban, hingga pengamanan wilayah terdampak. Penyaluran sembako menjadi kelanjutan dari rangkaian aksi kemanusiaan tersebut.

“Duka warga terdampak adalah duka kita bersama. Ketika masyarakat mengalami kesulitan, Polri harus hadir dan berdiri bersama mereka,” menjadi pesan kemanusiaan yang terus ditekankan Kapolres Pasaman Barat kepada seluruh anggotanya.

Kehadiran bantuan ini disambut hangat oleh pemerintah nagari dan masyarakat. Bantuan yang diterima akan disalurkan secara merata kepada warga yang benar-benar membutuhkan, terutama mereka yang terdampak langsung banjir.

Bagi masyarakat Katiagan, bantuan ini bukan semata soal isi paket sembako, tetapi tentang rasa diperhatikan dan tidak ditinggalkan. Di tengah keterbatasan, sentuhan kemanusiaan dari aparat negara menjadi penguat moral dan harapan.

Pasaman Barat dikenal sebagai wilayah yang rawan bencana hidrometeorologi. Menyadari kondisi tersebut, Kapolres Pasaman Barat menegaskan bahwa kesiapsiagaan dan kepedulian sosial akan terus menjadi bagian dari tugas kepolisian.

Pemulihan pascabencana memang membutuhkan waktu. Namun dengan kolaborasi semua pihak dan kehadiran Polri yang humanis, Kapolres Pasaman Barat optimistis masyarakat dapat bangkit kembali secara perlahan.

Langkah ini sekaligus menegaskan wajah Polri yang sesungguhnya: hadir untuk rakyat, bekerja bersama rakyat, dan berdiri di sisi rakyat dalam setiap situasi.

TIM RMO

Dirlantas Polda Sumbar Tuntaskan Operasi Lilin Singgalang 2025 dengan Pendekatan Humanis

SUMBAR | Libur panjang Natal dan Tahun Baru telah usai. Jalan-jalan yang sebelumnya padat oleh kendaraan pemudik dan wisatawan kini kembali lengang. Namun di balik kelancaran itu, ada kerja sunyi para personel Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat yang berjaga siang dan malam demi satu tujuan sederhana: masyarakat bisa sampai ke tujuan dengan selamat.

Operasi Lilin Singgalang 2025 resmi berakhir pada 2 Januari 2026. Bagi Dirlantas Polda Sumbar, operasi ini bukan sekadar agenda pengamanan tahunan, melainkan bentuk kehadiran polisi yang benar-benar dirasakan masyarakat, terutama di saat kebutuhan akan rasa aman begitu tinggi.

Sejak dimulai pada 20 Desember 2025, lonjakan aktivitas masyarakat terjadi hampir di seluruh wilayah Sumatera Barat. Jalur wisata dipadati keluarga, pusat perbelanjaan ramai pengunjung, dan arus kendaraan meningkat tajam. Di tengah situasi itu, Dirlantas Polda Sumbar mengambil peran sebagai pengatur ritme, agar perjalanan tetap berjalan aman dan nyaman.

Pendekatan yang dilakukan tidak semata soal mengurai kemacetan, tetapi juga membangun rasa tenang. Personel lalu lintas hadir dengan sikap ramah, membantu pengendara yang kelelahan, menolong kendaraan yang mengalami gangguan, hingga memberikan arahan kepada wisatawan yang baru pertama kali datang ke Ranah Minang.

Di bawah kepemimpinan Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, pelayanan humanis menjadi penekanan utama. Ia menegaskan bahwa polisi lalu lintas harus menjadi sahabat di jalan raya, bukan sosok yang ditakuti, terlebih di momen libur keluarga.

Komitmen itu terlihat dari kehadiran Dirlantas yang turun langsung ke lapangan. Ia menyambangi pos pengamanan, menyapa personel yang bertugas, sekaligus berinteraksi dengan masyarakat. Kehadiran pimpinan di tengah aktivitas lapangan memberi pesan kuat bahwa setiap pelayanan dilakukan dengan hati.

Bagi para personel, kehadiran pimpinan menjadi penyemangat. Arahan yang diberikan sederhana namun bermakna: layani masyarakat dengan senyum, utamakan keselamatan, dan jadilah solusi atas setiap persoalan di jalan.

Selama Operasi Lilin berlangsung, banyak momen kecil yang bermakna besar. Personel membantu anak-anak menyeberang jalan, mengarahkan kendaraan agar tidak terjebak macet, hingga memastikan pengendara roda dua tetap aman di tengah hujan dan cuaca yang tidak menentu.

Masyarakat pun merasakan perubahan. Polisi tidak hanya hadir saat terjadi pelanggaran, tetapi justru hadir lebih dulu untuk mencegah risiko dan memberi rasa aman. Inilah wajah polisi yang diharapkan masyarakat: dekat, peduli, dan siap membantu.

Hingga hari terakhir Operasi Lilin Singgalang 2025, situasi lalu lintas di Sumatera Barat terpantau aman dan terkendali. Arus kendaraan dapat diurai dengan baik, dan perjalanan masyarakat berlangsung relatif lancar.

Keberhasilan ini tidak hanya diukur dari data dan angka, tetapi dari cerita-cerita warga yang bisa berkumpul kembali dengan keluarga tanpa insiden berarti di perjalanan.

Operasi Lilin Singgalang 2025 juga menjadi momentum memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri, khususnya Dirlantas Polda Sumbar, sebagai pelindung dan pelayan masyarakat di jalan raya.

Meski operasi resmi ditutup, semangat pengabdian tidak berhenti. Dirlantas Polda Sumbar menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat akan terus berjalan, setiap hari, di setiap ruas jalan.

Karena bagi Dirlantas Polda Sumbar, keselamatan bukan hanya tugas, melainkan kepedulian. Operasi boleh selesai, namun kehadiran polisi untuk masyarakat akan selalu menyertai setiap perjalanan di Sumatera Barat.

TIM RMO

Sabtu, 03 Januari 2026

AKBP Agung Tribawanto Dorong Personel Humanis, Perayaan Nataru di Pasaman Barat Berjalan Tertib

PASAMAN BARAT | Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah yang dinamis seperti Pasaman Barat membutuhkan kepemimpinan yang terukur, tegas, dan konsisten. Di bawah komando Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., jajaran Polres Pasaman Barat menjalankan tugas pengamanan dengan pendekatan profesional dan humanis, khususnya pada momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Momentum akhir tahun selalu menjadi periode dengan tingkat aktivitas masyarakat yang meningkat signifikan. Mobilitas warga, perayaan keagamaan, hingga aktivitas wisata menuntut kesiapan aparat kepolisian dalam memastikan situasi tetap aman dan kondusif di seluruh wilayah hukum Polres Pasaman Barat.

Melalui pelaksanaan Operasi Lilin Singgalang 2025, Polres Pasaman Barat menggelar pengamanan secara terencana dan terstruktur. Sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan disiapkan di titik-titik strategis untuk memberikan rasa aman sekaligus pelayanan langsung kepada masyarakat.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menekankan bahwa pengamanan bukan semata soal kehadiran aparat, tetapi tentang bagaimana masyarakat merasa dilindungi dan dilayani. Karena itu, seluruh personel diinstruksikan untuk mengedepankan sikap ramah, responsif, dan solutif dalam menjalankan tugas.

Arahan Kapolres juga menitikberatkan pentingnya kesiapsiagaan penuh personel. Setiap satuan fungsi memiliki peran dan tanggung jawab yang jelas, mulai dari pengaturan lalu lintas, patroli wilayah, hingga pelayanan di pos-pos terpadu yang siap melayani kebutuhan masyarakat.

Dalam pelaksanaan tugas, Polres Pasaman Barat memperkuat koordinasi lintas sektor. Sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta instansi terkait lainnya menjadi bagian dari strategi pengamanan terpadu guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas.

Pendekatan preventif menjadi prioritas utama. Melalui patroli rutin, pemantauan wilayah, dan pengawasan berlapis, potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini. Pola ini terbukti efektif dalam menjaga stabilitas keamanan di berbagai titik aktivitas masyarakat.

AKBP Agung Tribawanto juga menekankan pentingnya disiplin dan integritas personel selama bertugas. Seluruh anggota Polri diminta menjaga sikap, penampilan, serta etika pelayanan agar kehadiran polisi benar-benar memberikan rasa nyaman bagi masyarakat.

Pelayanan di pos pengamanan dan pos pelayanan tidak hanya difokuskan pada aspek keamanan, tetapi juga bantuan kemanusiaan. Personel disiagakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan informasi, pertolongan darurat, maupun pendampingan lainnya.

Dengan sistem komando yang berjalan efektif, pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dilakukan secara berjenjang. Setiap laporan dan perkembangan situasi dianalisis untuk memastikan langkah pengamanan tetap adaptif terhadap kondisi di lapangan.

Hingga memasuki pergantian tahun 2026, situasi kamtibmas di wilayah Pasaman Barat terpantau aman dan terkendali. Aktivitas masyarakat berlangsung lancar, perayaan berjalan tertib, dan tidak terjadi gangguan keamanan yang menonjol.

Kondisi ini mencerminkan bahwa kepemimpinan Kapolres Pasaman Barat melalui kebijakan dan arahan yang tepat mampu menggerakkan seluruh jajaran bekerja optimal demi kepentingan masyarakat luas.

AKBP Agung Tribawanto terus mendorong jajarannya untuk menjaga kepercayaan publik. Bagi Polres Pasaman Barat, keamanan bukan hanya target institusi, tetapi tanggung jawab moral dalam menciptakan rasa tenteram di tengah masyarakat.

Ke depan, komitmen Polres Pasaman Barat di bawah kepemimpinan AKBP Agung Tribawanto tetap diarahkan pada penguatan pelayanan, peningkatan profesionalisme, dan pemeliharaan keamanan yang berkelanjutan.


Catatan Redaksi:

Polres Pasaman Barat hadir dengan empati, melayani dengan ketulusan, dan melindungi tanpa jarak. Semangat Polisi untuk Masyarakat yang diusung Polres Pasaman Barat menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik dan menjaga harmoni sosial.

TIM RMO

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi